Kamis, 13 Desember 2012




Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di kalangan generasi muda dewasa ini kian meningkat Maraknya penyimpangan perilaku generasi muda tersebut, dapat membahayakan keberlangsungan hidup bangsa ini di kemudian hari. Karena pemuda sebagai generasi yang diharapkan menjadi penerus bangsa, semakin hari semakin rapuh digerogoti zat-zat adiktif penghancur syaraf. Sehingga pemuda tersebut tidak dapat berpikir jernih. Akibatnya, generasi harapan bangsa yang tangguh dan cerdas hanya akan tinggal kenangan.Sasaran dari penyebaran narkoba ini adalah kaum muda atau remaja. Kalau dirata- ratakan, usia sasaran narkoba ini adalah usia pelajar, yaitu berkisar umur 11 sampai 24 tahun. Hal tersebut mengindikasikan bahwa bahaya narkoba sewaktu- waktu dapat mengincar anak didik kita kapan saja.

Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat-obatan terlarang.

Sementara nafza merupakan singkatan dari narkotika, alkohol, dan zat adiktif lainnya (obat-obat terlarang, berbahaya yang mengakibatkan seseorang mempunyai ketergantungan terhadap obat-obat tersebut). Kedua istilah tersebut sering digunakan untuk istilah yang sama, meskipun istilah nafza lebih luas lingkupnya.

Narkotika berasal dari tiga jenis tanaman, yaitu (1) candu, (2) ganja, dan (3) koka. Ketergantungan obat dapat diartikan sebagai keadaan yang mendorong seseorang untuk mengonsumsi obat-obat terlarang secara berulang-ulang atau berkesinambungan.

Apabila tidak melakukannya dia merasa ketagihan (sakau) yang mengakibatkan perasaan tidak nyaman bahkan perasaan sakit yang sangat pada tubuh (Yusuf, 2004: 34). Di Indonesia, pencandu narkoba ini perkembangannya semakin pesat. Para pencandu narkoba itu pada umumnya berusia antara 11 sampai 24 tahun. Artinya usia tersebut ialah usia produktif atau usia pelajar. 

Pada awalnya, pelajar yang mengonsumsi narkoba biasanya diawali dengan perkenalannya dengan rokok.

Karena kebiasaan merokok ini sepertinya sudah menjadi hal yang wajar di kalangan pelajar saat ini. Dari kebiasaan inilah, pergaulan terus meningkat, apalagi ketika pelajar tersebut bergabung ke dalam lingkungan orang-orang yang sudah menjadi pencandu narkoba. Awalnya mencoba, lalu kemudian mengalami ketergantungan. Bahaya bagi pelajar

Di Indonesia, pencandu narkoba ini perkembangannya semakin pesat. Para pencandu narkoba itu pada umumnya berusia antara 11 sampai 24 tahun. Artinya usia tersebut ialah usia produktif atau usia pelajar.

Pada awalnya, pelajar yang mengonsumsi narkoba biasanya diawali dengan perkenalannya dengan rokok.

Karena kebiasaan merokok ini sepertinya sudah menjadi hal yang wajar di kalangan pelajar saat ini. Dari kebiasaan inilah, pergaulan terus meningkat, apalagi ketika pelajar tersebut bergabung ke dalam lingkungan orang-orang yang sudah menjadi pencandu narkoba. Awalnya mencoba, lalu kemudian mengalami ketergantungan.

Dampak negatif penyalahgunaan narkoba terhadap anak atau remaja (pelajar) adalah sebagai berikut:

• Perubahan dalam sikap, perangai dan kepribadian,
• Sering membolos, menurunnya kedisiplinan dan nilai-nilai pelajaran,
• Menjadi mudah tersinggung dan cepat marah,
• Sering menguap, mengantuk, dan malas,
• Tidak memedulikan kesehatan diri,
• Suka mencuri untuk membeli narkoba


Jumat, 05 Oktober 2012







NAMA KELOMPOK  { PERANGKAT KERAS INTERNET}


·         # Noor Laini

·         # Nurul Qisthi I .H

·         # Nurul Latipah

·         # Retno Wulandari

·         # Yuliani Ayu Hartati







Selasa, 29 Mei 2012

Im Yoon Ah



Nama Panggilan : Yoona
Nama Lengkap : Im Yoon Ah
Arti Nama : Anak kecil yang tak berdosa
Nama Panggilan di SNSD : Charming Girl
Nama Panggilan Lain : Little Deer, Retarol, Flower Deer, Powerful Yoona, Bravery Yoona, YoonABC
Tgl. Lahir : 30 Mei 1990
Gol. Darah : B
Tinggi Badan : 166 cm
Berat Badan : 47 kg
Posisi : Ketua Dancer yang ke-3, membantu vokal
No. Favorite : 93
Spesial : Akting
Durasi Latihan : 7 tahun 2 bulan
Lagu favorite dari SNSD : Complete

"Tips Menghilangkan Bosan"


 
Adakalanya kita merasakan bosan yang tak terkira. Mungkin karena faktor kesibukkan kita yang sifatnya monoton, dalam melakukan kegiatan kita sehari-hari. Kita mungkin melakukan hal-hal yang sama dan itu-itu saja setiap harinya. Hem bosan…bosan banget !

Mungkin juga badan dan otak kita kelelahan karena selalu kita porsir, ibarat kuda yang dipecuti setiap harinya. Hem… kalau bicara mengenai bosan mungkin kita tidak akan pernah habis membahasnya. Dan mungkin kita akan makin bosan karena ngomongi ini yach .

Sekarang bagaimana caranya agar rasa bosan itu tidak berlarut-larut dalam diri kita. Karena tidak mustahil apabila kita kerap kali dihinggapai rasa bosan maka kita tidak akan menghasilkan sesuatu yang maksimal, prestasi kita menurun, semangat dan ide-ide terbang tidak karuan…. ya nggak Hah.

Ok, disini saya coba bercerita tentang apa itu rasa bosa dan bagaimana kiat / tip /trik mengusirnya, begini :

Sebenarnya apa itu perasaan ‘bosan”

“Bosan” adalah:

Keadaan dimana pikiran menginginkan perubahan, mendambakan sesuatu yang baru, dan menginginkan berhentinya rutinitas hidup dan keadaan yang monoton dari waktu ke waktu.

Lantas, kenapa kita merasa bosan ?

Bosan melanda kita, karena kita tidak pernah merasa puas dengan apa yang kita miliki.

Lalu, Bagaimana menghilangkan kebosanan ?

Hanya ada satu cara, nikmatilah kebosanan itu, maka kita pun akan terbebas darinya.

Nah, Bagaimana mungkin bisa menikmati kebosanan itu ?

Jawabnya : Bertanyalah pada dirimu sendiri: mengapa kamu tidak pernah bosan makan nasi yang sama rasanya setiap hari ?

Hal itu dikarenakan kita makan nasi dengan lauk dan sayur yang berbeda.

Benar sekali, untuk itu tambahkan sesuatu yang baru dalam rutinitasmu maka kebosanan pun akan hilang.

Bagaimana menambahkan hal baru dalam rutinitas ?

Yaitu dengan cara mengubah cara kita dalam melakukan rutinitas itu.

Misalnya :

Kalau biasanya kita menulis sambil duduk, cobalah menulis sambil jongkok atau berbaring. Kalau biasanya kita membaca di kursi, cobalah membaca sambil berjalan-jalan atau meloncat-loncat. Kalau biasanya kita menelpon dengan tangan kanan, cobalah dengan tangan kiri atau dengan kaki kalau bisa. Dan seterusnya, ini hanya sekedar contoh, hehehe…

Lalu jika beberapa hari kemudian rasa bosan itu tetap setia menghampiri kita, bagaimana ya, meskipun kita mungkin telah melakukan yang sudah diutarakan diatas ?

Coba lakukan sesuatu yang bersifat kekanak-kanakan !.

Contohnya :

Mainkan permainan yang paling kamu senangi di waktu kecil dulu.

Nah, sekarang bagaiman perasaan kita sekarang setelah kita melakukan apa yang telah disarankan diatas. Karena kita telah melakukan di setiap waktu senggang dengan bermainsepuas-puasnya semua permainan anak-anak yang saya senangi dulu. Pasti keajaibanpun terjadi.

Dari pengalaman saya yang pernah mengalaminya dan melakukan tips ini cukup jitu dan lumayan berhasil.

Sampai sekarang dari pengalaman saya yang saya melakukan, Saya tidak pernah merasa bosan lagi, meskipun di saat saya melakukan hal-hal yang dulu pernah saya anggap membosankan bahkan paling membosankan,hehehe.

Kenapa bisa demikian yach ?

Jawabannya ternyata cukup sederhana, yaitu :

Karena segala sesuatu sebenarnya berasal dari pikiran kita sendiri. Kebosanan itu pun berasal dari pikiran kita yang berpikir tentang kebosanan.

Saya menyarankan anda untuk bermain seperti anak kecil agar pikiran anda menjadi ceria.

Sekarang anda tidak merasa bosan lagi karena pikiran anda tentang keceriaan berhasil mengalahkan pikiran anda tentang kebosanan.

Segala sesuatu berasal dari pikiran. Berpikir bosan menyebabkan kau bosan. Berpikir ceria menjadikan kamu ceria.

Semoga tips dan trik diatas dapat memberikan inspirasi dan manfa’at. Sekarang giliran anda yang melakukan / ber-sharing dengan rekan dan kerabat anda !

Semoga hari-hari yang kita lalui selalu indah



Artikel Yang Berhubungan
Kesehatan
Tips

Template by:

Free Blog Templates